Lab 1 : Instalasi Mikrotik



Assalamualaikum Wr. Wb.

Kali ini saya kembali dengan info terbaru yaitu cara menginstall Mikrotik dengan CMD. Langsung saja kita lihat konfigurasi mikrotik dibawah ini



Tujuan
 
  • Bertujuan untuk membuat para pembaca cara menginstall Mikrotik lewat CMD



Konfigurasi



Pertama kita buka Menu Start -> Cari CMD di menu search -> lalu klik kanan dan "Run As Administrator


Masuk ke Direktori GNS3 dengan perintah C:\Program Files\GNS3


Lalu gunakan perintah seperti gambar diatas (qemu-img.exe create -f qcow mikrotik.img 256M) untuk mem-format mikrotik.img agar bisa digunakan pada saat perintah instalasi






Pastikan Iso Mikrotik sudah tersimpan di folder GNS3 seperti pada gambar diatas



Setelah itu ketikkan perintah seperti pada gambar diatas untuk memulai proses persiapan instalasi pada qemu








Ini adalah tampilan instalasi pada qemu. Tunggu hingga loading selesai

Ini adalah tampilan saat masuk menu instalasi Mikrotik. Tekan A untuk menginstall semua pilihan yang ada





Berikut adalah tampilan setelah anda memilih semua pilihan yang ada dengan menekan tombol A (Gambar No.1). Lalu tekan tombol I untuk menginstall dan setelah itu kita akan dihadapkan pada dua pilihan, tekan saja tombol Y sebanyak 2 kali dan Instalasi Mikrotik akan dimulai


Buka GNS3, pilih menu edit -> preferences (Pada Gambar No.1). Pilih menu qemu lalu lakukan test setting. Jika berhasil maka akan keluar tulisan "All Components have successfully started", lalu pilih qemu guest







Pilih menu qemu guest dan pilih tanda "..." disebelah binary image (Gambar No.1) lalu cari "mikrotik.img" pada folder GNS3 (Gambar No.2). Setelah itu save setting yang telah kita buat (biasanya tersetting otomatis/default) dan jika berhasil melakukan save maka akan muncul sebuah tampilan/gambar (Gambar No.3). Setelah semua itu selesai maka akan muncul tampilan (Gambar No.4) lalu klik Apply dan OK



Sekarang kita akan setting simbol untuk mikrotiknya. Pilih Edit -> Symbol Manager (Gambar No.1), cari yang bernama router disisi kiri dan pindahkan ke sisi kanan. Setelah itu klik pada router di kanan dan ganti nama serta type routernya (nama nya boleh bebas tapi typenya harus qemu guest) lalu klik apply dan akan terlihat seperti tampilan diatas (Gambar No.2).


Pilih menu disamping kiri yang memiliki banyak icon seperti router, switches, computer, dll. Lalu cari nama mikrotik ber-icon router yang sudah di setting tadi kemudian drag ke layar kosong di tengah aplikasi (Gambar No.1). Setelah itu langsung play saja mikrotik nya dengan klik kanan lalu pilih start atau pilih icon start yang ada diatas (Gambar No.2)




Setelah start akan muncul tampilan seperti gambar diatas (Gambar No.1), kita tunggu sampai tampilan selanjutnya (Gambar No.2) muncul lalu kita isikan password (username=admin dan password kosongkan saja alias langsung enter saja). Jika berhasil maka kalian akan disuguhkan penampila seperti diatas (Gambar No.3)



Jika sudah semua itu berarti anda sudah berhasil menginstall Mikrotik dengan CMD
Saya juga telah menyiapkan video tutorial bagi yang kesulitan dan jika masih merasa bingung anda bisa memberitahukannya dengan komentar di bawah
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba

Lab 7 DNS Master dan DNS Slave



Assalamu'alaikum.wr.wb.

Disini ane mau share laporan dan akan menampilkan video tutorial yang ane buat untuk tugas sekolah.

Mari kita lihat


Lab 1.7 DNS Master dan DNS Slave CentOS Server 6.5

A. Topologi




Tabel Addressing


 



B. Tujuan

- Dapat mengetahui cara konfigurasi DNS Master dan DNS Slave

- Dapat mengetahui fungsi DNS Master maupun DNS Slave



C. Konsep Dasar

Domain Name System (DNS) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surel (email) untuk setiap domain.


DNS terdiri dari 3 jenis yaitu :
-          Cache, jenis ini tidak mempunyai data nama-nama host dari domain tertentu. Ia hanya mencari jawaban dari beberapa dns server dan menyimpan hasil di dalam cache-nya untuk keperluan mendatang. 

-          Primary (Master), adalah dns server yang memegang daftar lengkap dari sebuah domain yang dikelolanya. Misalnya server admin.wordpress.com memegang otoritas penuh atas domain wordpress.com. 

-          Secondary (Slave), adalah backup dari primary server, apabila primary server crash atau crash ini digunakan untuk mempermudah pendelegasiannya. Secondary server juga memuat daftar lengkap dari sebuah domain, sama seperti primary (misalnya: speir.wordpress.com).




D. Konfigurasi

1. Konfigurasi DNS Master



Install bind dengan perintah yum install bind bind-utils



Atur network di DNS Master dengan menggunakan perintah dibawah ini


/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

Disini saya menggunakan subnet /24. Kemudian restart dengan perintah di bawah ini


/etc/init,d/network restart



Atur DNS di DNS Master dengan menggunakan perintah /etc/resolv.conf



Ping ke gateway dan google.com.

 



Lakukan konfigurasi pada DNS Master di /etc/named.conf, lakukan sesuai pada IP di CentOS Server dan sesuai keinginan untuk nama domain.




Buat forward zona di /var/named/foward.(nama domain) dan juga reverse di '/var/named/reverse.(nama domain).

Untuk reverse copy aja filenya dari forward dengan menggunakan perintah

cp /var/named/forward.(nama domain) /var/named/reverse.(nama domain)

(etc : cp /var/named/forward.heri.net /var/named/reverse.heri.net kemudian edit file reversenya.)







Ubah hosts dan hostname pada DNS Master dengan perintah berikut pada gambar atas ini.



Matikan iptables/firewall di DNS Master dengan perintah berikut pada gambar di atas ini.





Aktifkan DNS Master dengan perintah berikut pada gambar di atas ini



Atur kembali DNS di DNS Master seperti berikut pada gambar di atas ini.


2. Konfigurasi DNS Slave






Install bind dengan perintah yum install bind bind-utils



Atur network di DNS Master dengan menggunakan perintah

/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0

Disini saya menggunakan subnet /24. Kemudian restart dengan perintah

/etc/init,d/network restart


 
Ping ke gateway dan google.com.






Lakukan konfigurasi pada DNS Slave di /etc/named.conf, lakukan sesuai pada IP di CentOS Server dan sesuai keinginan untuk nama domain.






Ubah hosts dan hostname pada DNS Slave dengan perintah berikut pada gambar di atas ini.



Untuk zona forward serta reserve di DNS Slave otomatis akan terkoneksi ke DNS Master.

Untuk melihatnya kita dapat menggunakan perintah berikut pada gambar di atas ini.



Matikan iptables/firewall di DNS Slave dengan perintah berikut pada gambar di atas ini.


 

Atur kembali nameserver di DNS Master seperti berikut pada gambar di atas ini.



3. TEST di DNS Master dan DNS Slave




  • DNS Master



Ping hostname.nama domain dan nama domain





Lakukan perintah dig nama domain dan hostname.nama domain



nslookup nama domain dan hostname.nama domain




- DNS Slave



ping hostname.nama domain dan nama domain



Lakukan perintah Dig nama domain dan hostname.nama domain



nslookup nama domain dan hostname.nama domain



4. TEST di Client



Matikan dahulu DNS Master nya seperti gambar diatas



Atur IP Address di Client, dan masukkan DNS Master maupun DNS Slave pada DNS Client.



Test melalui cmd.



Ping nama domain dan hostname.domain (etc:heri.net, tkj.heri.net, smk.heri.net)



nslookup nama domain dan hostname.nama domain



5. Konfigurasi FTP Server dan TEST di Client



Atur network pada FTP Server,

Kemudian masukkan dns-nameservers dengan DNS Master dan DNS Slave lalu search (nama domain) dengan perintah berikut pada gambar di atas ini.



Kemudian restart dengan perintah /etc/init.f/networking restart




Install FTP Server menggunakan ProFTPd. Pilih standalone.





Cek di client, masuk Windows Explorer ketik ftp://(nama domain) dan masukkan user sama passwordnya. Dan buat folder.



Cek di FTP Server dan buat direktori dengan perintah berikut pada gambar di atas ini.



Cek di Client pada user yang sama, pada folder yang sudah dibuat di FTP Server.


Video Tutorial




 Selamat mencoba dan semoga bermanfaat