Sharing File FTP dengan VSFTPD


VSFTPDadalah sebuah aplikasi yang di gunakan untuk melakukan transfer data atau yang lebih dikenal dengan FTP(File Transfer Protokol).

Dengan menggunakan VSFTPD, kita dapat membuat sebuah server FTP dimana nantinya kita bisa membuat sebuah server yang bisa memberikan fasilitas upload dan download dari server tersebut.
Disini saya menggunakan server debian dan client windows.

Berikut topologi jaringan VSFTPD yang saya buat :




1. Install vsftpd dengan perintah #apt-get install vsftpd –y


2. Masukkan DVD Binary 2



3. Cek di client, pada vsftpd jika belum dikonfigurasikan ftp-nya maka client akan login dengan user anonymous


4. Lakukan pengujian dengan pembuatan folder atau file

5. Terlihat tidak bisa membuat folder atau file, karena user anonymous tidak diijinkan untuk membuat file atau folder hanya diijinkan untuk membaca (read) saja.



Login menggunakan user :
1. Buat 3 user baru menggunakan perintah #adduser




2. Cek user dengan perintah #ls /home


3. edit file /etc/vsftpd.conf




4. Pada bagian local_enable=YES dan write_enable=YES hilangkan tanda pagar


5. lalu simpan dan restart dengan perintah #/etc/init.d/vsftp.conf


6. Cek di client dan lakukan pengujian dengan login memakai ke-3 user tersebut, dan buat folder atau file di setiap user
- User 1


- User 2



- User 3


7. Cek hasil pembuatan folder di server dengan perintah #ls /home/(nama user)




Membatasi user pada directory root :
1. Edit file /etc/vsftpd.conf



2. pada bagian chroot_local_user=YES, chroot_list_enable=YES, dan chroot_list_file = /etc/vsftpd.chroot_list hilangkan tanda pagar, setelah selesai simpan degan perintah ctrl + x

 
3. edit file/etc/vsftpd.chroot_list


4. masukkan user yang diizinkan untuk login (user yang tidak dibatasi)


5. simpan dan restart dengan perintah #/etc/init.d/vsftpd.conf


6. cek di client dengan login dengan ke-3 user apakah user yang sudah dibatasi dapat login, dan apakah user yang tidak dibatasi dapat login. Dan akan terlihat user 2 tidak bisa login dan ketika login akan selalu muncul seperti dibawah ini




Remote FTP menggunakan cmd :

1. Buka cmd pada client dan ketik ftp (ip address server)


2. Masukkan username dan password


3. Siapkan file yang akan di upload


4. Lakukan upload file pada cmd ke ftp dengan perintah put (letak file yang ingin di upload)


5. cek di cmd menggunakan perintah ls, atau di server dengan perintah ls (letak folder)


6. Cek di server dengan perintah #ls /home/(nama user)


7. Lakukan download file dari ftp ke client dengan perintah get (letak file yang ingin di download)


8. Cek di client


9. Membuat folder pada cmd dengan perintah mkd (nama folder)


10. cek di cmd menggunakan perintah ls, atau di server dengan perintah ls (letak folder) - CMD


- Server 


11. menghapus folder pada cmd dengan perintah rmd (nama folder) 


12. cek di cmd menggunakan perintah ls, atau di server dengan perintah ls (letak folder) - CMD


- Server 




Sekian Penjelasan tentang VSFTPD, mohon maaf bila ada kekurangan

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Remote Server pada Telnet

Remote Server pada Telnet

Berikut adalah langkah-langkah Remot Server pada Telnet.

bahan-bahan yang diperlukan yaitu:
1. Debian yang sudah terinstal di Virtualbox (sebagai server yang di remote)
2. Windows 7 yang sudah terinstal di Virtualbox (sebagai client yang meremote server)
3. Virtual box
4. GNS3

1. Brigde jaringan pada laptop/PC dengan virtual box



2. Ubah network adapter pada debian dan Server menjadi bridge adapter



  • Ubah network adapter pada debian dan client Windows 7  menjadi bridge adapter




3. Buka software GNS3, dan buat topologi jaringannya



4. Setting konfiguurasi IP pada server dengan syntax
#nano /etc/network/interfaces ubah tulisan allow-hotplug menjadi auto. simpan dengan tekan ctrl+x dan tekan y




  • Lalu restart dengan syntax #/etc/init.d/networking restart




5. Install Telnet pada server dengan syntax #apt-get install telnetd lalu enter



6. Masukkan Binary 1 & 3 lalu enter





7. Langkah selanjutnya adalah Turn Windows dan mengaktifkan Windows Feature



8. Setelah itu kita coba ping dari server ke client agar dapat terkoneksi baik



9.  Lakukan sebaliknya



10. Kita masukkan perintah IP Server agar dapat meremote server pada telnet



11. Untuk login masuknya sama seperti pada Server


12. Selanjutnya kita dapat membuat Direktori baru





13. Untuk mengecek direktori yang sudah di buat gunakan perintah syntax # ls



Sekian post kali ini, mohon maaf bila ada kekurangan

Wassalamualaikum Wr. Wb

Sumber : Rizky Amalia